Selamat Datang di SMK Masa Kini

Istilah dalam Ilmu Farmasi

24 Januari 2016
22:05:23 WIB

Farmakologi adalah ilmu yang mempelajari pengetahuan obat dengan seluruh aspeknya, baik sifat kimiawi, fisika, kegiatan fisiologi, resorpsi dan nasibnya dalam organisme hidup

Farmakognosi : cabang ilmu yang mempelajari sifat-sifat tumbuhan, mineral dan hewan yang merupakan sumber obat.

Biofarmasi : cabang ilmu yang mempelajari pengaruh pembuatan sediaan farmasi terhadap efek terapeutik obat.

Farmaceutical availability (ketersediaan farmasi) : ukuran waktu yang diperlukan oleh obat untuk melepaskan diri dari bentuk sediaannya dan siap untuk proses absorpsi.

Biological availability (ketersediaan hayati) : prosentasi obat yang diresorpsi tubuh dari suatu dosis yang diberikan dan tersedia untuk melakukan efek terapetiknya.

Therapeutical equivalent (kesetaraan terapeutik) : syarat yang harus dipenuhi oleh suatu obat yang meliputi kecepatan melarut dan jumlah kadar zat yang berkhasiat yang harus dicapai dalam darah

Bioassay : cara menentukan aktivitas obat dengan menggunakan hewan percobaan seperti kelinci, tikus, dll.

Farmakokinetik : segala proses yang dilakukan tubuh terhadap obat berupa absorpsi, distribusi, metabolisme dan ekskresi.

Farmakodinamik : mempelajari kegiatan obat terhadap organisme hidup terutama cara dan mekanisme kerjanya, reaksi fisiologi, serta efek terafi yang ditimbulkan.

Toksikologi : pengetahuan tentang efek racun dari obat terhadap tubuh.

Farmakoterapi : mempelajari penggunaan obat untuk mengobati penyakit atau gejalanya. Phytoterapi : menggunakan zat-zat dari tanaman untuk mengobati penyakit.

Farmakologi klinik : cabang farmakologi yang mempelajari efek obat pada manusia.

 

·         Istilah yang sering jumpa pada Obat dan Farmasi

BSO = Bentuk Sediaan Obat

BS = Bentuk Sediaan

Inst. Fa.RS = Instalasi Farmasi Rumah Sakit

SO = Sediaan Obat

P = Pediatrik (Anak-anak)

A = Adult (dewasa)

F = Forte (Fortior = penuh, lebih besar)

G = Geriatric (orang lanjut usia)

Syr = Syrupus

Cap = Capsula

Capl = Caplet (tablet berupa capsul)

Dry syr = Sirup kering

DS = Double strength (kekuatan belipat ganda)

SR = Sustained release (lepas lambat)

Eye drops = Tetes mata

Ear drops = Tetes telinga

Nasal drops = Tetes hidung

Oculenta = Salap mata

Top = Topikal (Kulit)

Unguenta = Zalaft, salap, salep

Epithema = Obat kompres kulit (topikal)

Gargarisma = Collutorium, obat kumur

Antidote = Penawar racun

Antiseptic = Antiseptis, pemusnah hama

Derivate = Turunan, generasi

Granule = Butir, butiran

Retention = Retensi, tambatan, tertahan

Enteral = saluran pencernaan

Pan-enteral = diluar saluran pencernaan.

Per-oral = melalui mulut terus ke aesofagus dan saluran

pencernaan.

Inplantasi = penggunaan obat dibawah kulit (menanam, mendepot)

dengan membedah bagian kecil kulit secara steril.
Share

1 Komentar

    Toko Herbal Madu Semarang 16 Juli 2016

    ini artikel yang sangat bermanfat dalam menambah wawasan. terimakasih artikelnya ya http://tokoherbalmadu.com/ http://tokoherbalmadu.com/jelly-gamat-qnc-semarang/

    Awal 1 Akhir

Form Komentar

Google Search

Tag Cloud

Agenda

Artikel Terpopuler

  Setelah kita punya Server lokal (Localhost)

Berita Terpopuler

Peminat beasiswa National Champion Scholarship dari Tanoto

Video Terpopuler

Gerabah diperkirakan telah ada sejak masa pra sejarah, tepatnya

Facebook Fanpage

Banner